Harga: Rp 50.000--
Harga Penerbit: Rp 98.000--
Kondisi: Baru-- 

Perjalanan itu bukan hanya soal pergi, tetapi juga tentang pulang. Setelah sepuluh tahun hidup di jalan menjelajah berbagai negara seperti Tibet, India, dan Pakistan, Agustinus Wibowo kembali pulang ke Tanah Air. Di titik nolnya itu, ia disambut bukan oleh bahagia, tetapi oleh derita. Ibunya terserang kanker yang begitu bahaya. Sambil menemani ibunya Agustinus kembali menguras memori serta makna perjalanan yang ia tempuh selama itu dan dituliskan menjadi buku. 

Buku ini tak bercerita soal berapa uang yang bisa kita irit, tempat-tempat mana yang mesti kita kunjungi atau hotel mana yang kita mesti pilih. Buku ini bercerita tentang manusia di berbagai negara. Buku ini adalah kitab kosong kehidupan yang sudah diisi Agustinus dengan rangkuman pelajaran, filosofi, serta pengalaman hidup yang digubah oleh perjalanan. Agustinus adalah pria bertubuh kecil, tapi ia sudah bisa menaklukkan 

Seorang lulusan Ilmu Komputer ini pun menuliskan kisahnya dengan sangat mempertimbangkan estetika bahasa. Tak heran banyak kalangan yang menyebut buku ini sebagai sastra perjalanan. Membaca buku ini kita seperti bisa ikut merasakan petualangan penulis berdesak-desakan di kereta yang waktu tempuhnya 44 jam, menghadapi petugas keamanan, pendakian  gunung Thorung La yang bersalju, kehilangan dompet di India, sakit hepatitis dan tentunya, kita juga ikut merasakan perjuangan penulis di titik nolnya merawat dan mengusahakan penyembuhan ibunya.  Usai membaca buku ini kita pasti ikut tertantang untuk mulai mengisi kitab kosong kehidupan dengan sebuah petualangan besar.



Pemesanan buku  bisa dilakukan dengan mengirimkan SMS ke nomor 0812 9840 1388 dengan menyebutkan: Nama, Alamat Lengkap dan Judul Buku Yang Dipesan.
Read More ...

2 comments