Conspiracy in Death
J.D. Robb
Uhh moment: "ketika Letnan Dallas memasuki ruang bedah yang sekaligus ruang pembunuhnya berdiam."



Genre triler sering dikaitkan dengan kematian dan unsur tersebut lah yang menjadi daya tarik dan misteri di sebuah novel bergenre ini. Sepertiya hal tersebut disadari oleh J.D. Robb, novel triler karyanya diberikan kata "death" di setiap judulnya. Seperti buku yang saya baca ini, Conspiracy in Death. Menariknya, selain memasukan unsur "death" di setiap judulnya, novel-novel tersebut tidak mengganti tokoh-tokoh utamanya alias mempunyai tokoh yang tetap, yakni; Letnan Eve Dallas yang menangi kasus-kasus pembunuhan di dapertemennya. Dibantu oleh officer Peabody, ia menangani segala macam kasus pembunuhan yang dikira remeh sampai yang melibatkan kelompok adikuasa. Tidak ketinggalan, Letnan Eve Dallas memiliki seorang sumai yang berbanding terbalik dengan kehidupannya, Roarke, dan seorang pelayan di rumahnya, Summerset. Serta beberapa tokoh pendukung lainnya.

Dikisahnya kali ini, Letnan Eve Dallas berhadapan dengan dokter gila pencambut nyawa orang-orang yang disebut sebagai sampah masyarakat, pekerja seks komersial, gelandangan, dan orang yang bahkan tidak waras. Berawal dari kasus pembunuhan pertama yang merenggut jantung seorang gelandangan bernama Snooks. Lalu, akhirnya Letnan Eve Dallas menemukan kasus-kasus yang serupa dan ke semuanya kasus tersebut ditutup tanpa adanya penyelesaian. Pembunuhan terhadap kaum minoritas ini sudah menarik perhatian sang Letnan dari awal dan semakin meneliti kasus tersebut semakin sang Letnan merasa harus memberikan keadilan bagi mereka. 

Saat penyidikan kasus ini berjalan, korban-korban baru mulai berjatuhan. Motif pembunuhannya pun serupa satu dengan yang lainnya dan menimbulkan pertanyaan bagi semua. Seluruh mayat ditemukan dengan menghilangnya organ-organ vital mereka, seperti jantung, ginjal, dan hati. Yang mengherankan organ-organ tersebut sudah dikategorikan rusak parah, sehingga tidak mungkin untuk diperdagangkan di pasar organ. Dan yang semakin menimbulkan pertanyaan, sang pelaku meninggalkan jejak di setiap "pekerjaannya", yaitu sebuah hasil bedah oleh tangan orang yang sangat profesional, bahkan cenderung sangat ahli dan rapih.

Di sisi lain, ketika segala upaya penyidikan kasus sedang berjalan, Letnan Dallas terpaksa harus menerima tangan-tangan yang berusaha keras mengeluarkannya dari kasus ini, bahkan mengeluarkannya dari pekerjaannya.

Membaca novel-novel karya Robb cukup menarik buat saya. Pasalnya setiap saya membaca buku dengan judul yang berbeda yang saya temui adalah tokoh yang sama. Walaupun tidak mengurut, saya tetap menikmati membacanya. Dan karena sudah membaca judul lain sebelumnya, saya merasa sudah mengenal dengan para tokohnya. Jadi semacam sudah terbentuk ikatan dengan pembaca, apabila tokohnya sama. Seperti membaca buku seri, tetapi kita bisa mengacak seri mana saja yang mau dibaca tanpa ada yang terlewat.

Categories: , ,

Leave a Reply